Thursday, April 17, 2008

BEI Morning Lineup - April 17

US Factors
Setelah pada hari sebelum, laporan Q108 Intel telah memberikan angin segar kepada bursa di Wall Street, maka pada perdagangan Rabu kemarin laporan IBM, JP Morgan, Coca Cola menjadi pemicu kenaikan kuat indeks bursa di US. Harga minyak telah mencapai record dengan harga tertinggi USD115.21 sebagai akibat berkurangnya proyeksi supply minyak yang bersumber dari Rusia pada bulan bulan mendatang. Indeks Dow ditutup naik 2.08% dan Nasdaq naik 2.8%.

European Factors
FTSE 100 ditutup naik 2.36%, DAX naik 1.79% dan CAC 40 naik 1.56%. Penguatan di bursa di Eropa masih didominasi sentiment positive dari kenaikan harga komoditi utama dan minyak. Saham keuangan di FTSE juga mengalami kenaikan setelah otoritas keuangan di Inggris berencana memberikan fasilitas swap mortgage collateral dengan obligasi pemerintah. Kenaikan juga dipicu berbagai issue positive yang muncul di bursa US.

BEI Local Factors
Indeks BEI kemarin ditutup menguat 43 points. Penguatan saham2 berbasis energy dan transaksi crossing saham dari kelompok Bakrie telah membawa total transaksi perdagangan di bursa IDR 20,8 trilliun.
Pagi ini, cuaca perdagangan di BEI akan terlihat cerah dengan aksi beli lanjutan saham2 di berbagai industry. Dari ketiga saham kelompok Bakrie ELTY, BUMI dan ENRG, hanya harga saham BUMI yang telah diatas harga rata2 50 hari sedangkan ELTY dan ENRG masih berada di bawah. Namun demikian berbagai issue dan rumor terkait membuat ketiga saham ini masih dalam posisi cukup baik untuk dimiliki (shorter term approach).

Saham lain yang masih menarik untuk dibeli adalah ELSA, DEWA dan ANTM. Ketiganya secara fundamental dalam posisi bagus, secara teknikal harga saham tersebut masih dibawah harga rata2 50 hari dan sentiment positive di industry berbasis energy membuat ketiga saham ini layak untuk tetap diburu.

Saya juga kembali mengingatkan bahwa turbulensi di bursa global masih berpotensi untuk terjadi di bulan2 mendatang. Secara pribadi saya lebih bertumpu pada shorter term approach dengan focus pada saham yang memiliki aspek fundamental kuat. Saran saya jangan terperosok dengan membeli saham tak berharga yang mungkin dalam beberapa hari ini terlihat bergerak aktif dan kelihatan menarik untuk dibeli.

Belilah sesuatu yang memang pantas dibeli. Selamat memilih!

2 comments:

blue_cherry said...

Kamu memang arif ya.

Toni said...

Just my humble opinion, kalau saya perhatikan harga saham2 energi di bursa dunia pun relatif bagus ya? Tapi long term-nya bagaimana ? Negara kita kan selalu dihadapkan pada berkurangnya stok minyak, krisis listrik, dan pelemahan kurs rupiah vs dolar. Just my thought and nice reading as always.